Apa Sih Manfaat Tempe ?

Waaaah… enak banget nih kayanya tempe penyet di gambar nih.

Tapi apa masih ada yah?? orang-orang disekitar kita yang masih canggung dan malu-malu kalo ingin menkonsumsi makanan berbahan Tempe kedelai (yang dikenal makanan wong deso) ini. Padahal banyak sekali LHO!  jika kita tahu manfaat tempe ini. Pada tempe terjadi peningkatan nilai gizi kurang lebih 2 kali lipat setelah kedelai difermentasi menjadi tempe, seperti kadar vitamin B2, vitamin B12, niasin, dan asam pantorenat. Bahkan hasil analisis, gizi tempe menunjukkan kandungan niasin sebesar 1.13 mg/100 gram berat tempe yang dapat dimakan.Karena kadar niasin pada kedelai hanya berkisar 0,58 mg, tempe, dapat dikonsumsi dalam tiga bentuk utama. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

PEMBUATAN TEMPE

Tempe adalah makanan hasil fermentasi antara kedelai dengan jamur Rhizopus Oligosporus. Sepotong tempe kedelai sebenarnya banyak mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan. Rasanya yang lezat, harganya murah dan mudah didapat. Tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia) oleh karena itu tempe adalah makanan untuk semua umur. Tempe sering dijumpai di rumah maupun di warung, sebagai lauk dan pelengkap hidangan ternyata tempe memiliki kandungan dan nilai cerna yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

PROFILE MY CAMPUS

AKBID PRIMA HUSADA BOGOR

Bogor - Walikota Bogor Diani Budiarto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Kemasyarakatan dan Pembangunan H. Eddy Supriadi Warsa mengatakan, mahasiswa harus menjadi agen perubah yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat.
“Mahasiswa harus menyadari peransertanya di dalam masyarakat. Oleh sebab itulah, janji yang dicuapkan harus benar-benar diamalkan,” ucap Edi dihadapan 181 mahasiswi angkatan I Tahun Akademik 2008-2009 Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor di Gedung Harmony Yasmin Jalan KH. R. Abdullah Bin Nuh, Kamis (5/3) kemarin.
Kata Eddy, profesi bidan di Indonesia adalah profesi yang sangat dibutuhkan untuk menunjang pembangunan bidang kesehatan. Karena itu diharapkan para bidan mampu menjadi agen-agen perubahan sikap prilaku masyarakat, yang masih banyak tergantung pada tata cara kebidanan tradisional.
“Untuk itu para bidan harus bisa berperan optimal dalam meminimalisir jumlah kasus ibu melahirkan meninggal yang relatif masih tinggi, atau kasus kebidanan lainnya,” terang Edi.
Edi mengaku tak ada cara lain yang harus ditempuh selain mendidik dan melahirkan bidan yang profesional. “Itulah salah satu tantangan yang harus bisa dijawab oleh seluruh civitas akademik Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor,” ungkapnya.

sumber : http://www.jurnalbogor.com/?p=11195

Comments (1) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.